:::: MENU ::::

Selamat datang di blog saya.Enjoy dan nikmati postingannya yahh.....

  • Suitable for all screen sizes

  • Easy to Customize

  • Customizable fonts.

Wednesday, 2 May 2018

Assalamualaikum wr wb

Assalamualaikum wr wb

Saya Samuel Fernando

Pada postingan kali ini saya akan membahas mengenai database server.

Database server merupakan salah satu program computer yang memberikan layanan basis data pada computer lainnya.Database memiliki beberapa fungsi,antara lain :
1.menyimapan data dari suatu badan/oragnisasi dalam satu lokasi.
2.menambah tingkat keamanan data.
3.menyediakan layanan database management service.
4.dapat diakses client dalam satu waktu tanpa saling menggangu.
Pada postingan kali ini saya akan membahas mengenai database server.

Langkah – langkah konfigurasi Database server mysql pada windows server 2012

1. Download installer mysql di internet.Kemudian kita klik dua kali untuk menginstall.



2. Setelah itu akan ada license agreement kita cukup klik centang dan kita oke saja.


3. Lalu untuk setup type kita pilih costum lalu kita next.



4. Pada bagian select product and features kita diberi hak untuk memilih fitur mana saja yang akan kita gunakan,maka itu kita cukup copy saja semua dengan mengklik diabagian kiri,lalu klik tanda panah kanan.


5. Untuk bagian Check Requirements kita cukup pilih yang default dan kita next.


6. Setelah itu aka nada konfirmasi,kita klik yes.



7. Lalu kita masuk ke proses instalasi,sebelumnya mysql akan memastikan fitur yang kita pilih dan akan ditampilkan,jika sudah sesuai kita klik execute.



8. Jika sudah selesai maka akan terlihat fitur yang telah berhasil terinstall dan akan berlambang centang hijau



9. Lalu di product configuration kita akan diberi tahu jika mysql yang kita install siap untuk di di konfiguasi.Kemudian kita klik next.



10. Setelah itu pada bagian type and network kita piih bagian config type dengan mode Dedicated Machine.



11. Kemudian pada bagian Accounts and roles kita diwajibkan untuk membuat password untuk menjaga kerahasiaan database kita.Lalu kita next.namun kita perlu mengikuti langkah ke 12 terlabih dahulu.



12. Sebelum kita klik next,hanya untuk optional,kita perlu untuk membuat user untuk kita sebagai admin agar memudahkan kita dalam penggunaan mysql.Cukup namai user dan masukkan password yang kita buat tadi lalu kita ok.Kemudian barulah kita next.



13. Kemudian pada bagian Windows service,kita pilih windows service name yang akan kita gunakan.Lalu kita next.



14. Pada bagian plugins kita centang bagian enable x protocol.Lalu kita next.



15. Setelah itu pada bagian apply server configuration kita klik execute.




16.  Setelah di eksekusi maka configurasion step tadi akan tercentang hijau yang berarti telah berhasil,kemudian kita klik next.




17. Lalu kita kembali lagi ke product configurasion dan aka nada notifikasi bahwa konfigurasi telah berhasil.Lalu kita next.




18. Instalasi complete.Klik finish.




19. Kemudian kita buka aplikasi cmd mysql untuk mengaksesnya.




20. Masuk ke akses database kita dengan memasukkan password yang telah kita buat tadi.




21. Lalu kita ketik “show database;” untuk menampilkan database kita.Dan disini hanya database default ya.




22. Kemudian untuk membuat database baru kita cukup masukkan perintah “create database (nama database);”.Lalu setelah kita lihat maka akan ada database baru yang telah kita buat sebelumnya.




23. Untuk menggunakan database yang kita buat tadi kita perlu masukkan command “use (nama database);”.Lalu kita create sebuah table yang kebetulan yang akan saya buat ini adalah biodata saya sendiri.Lalu kita masukkan data apa yang ingin kita input,usahakan untuk memasukkan data secara satu persatu agar tidak ada kegagalan.




24. Untuk mengecek table yang telah kita buat tadi,kita masukkan command “show tables;” maka akan terlihat nama table yang saya buat tadi.




25. Nah seperti yang saya katakana pada langkah sebelumnya,agar data yang kita masukkan tidak error kita perlu memasukkannya satu persatu agar lebih aman mengunakan alter table.Cukup masukkan “alter table (nama table);” setelah itu kita masukkan data yang ingin kita buat.contoh data kelas yang saya letakkan setelah nama dan seterusnya secera berurutan.




26. Nah utnuk melihat descripsi dari data kita,kita bisa ketikan “decs (nama table)”.




27. setelah itu kita akan masukkan value atau isi dari data yang kita telah buat tadi.Yang perlu diingat adalah kita harus merangkai nama data dan valuenya secara urut dan tidak boleh terbalik serta tidak melebihi batas maksimal jumlah data berupa angka yang di masukkan pada description data.




 28. Nah untuk melihat hasilnya kita cukup masukkan “select * from (nama table);” maka akan terlihatlah data dan value yang telah kita masukkan sebelumnya.




29.Selain itu kita juga bisa melaukan backup pada database yang telah kita buat.Caranya pertama adalah mencari path tempat penyimpanan database yang ingin kita backup.



30. Kemudian kita buka cmd dan kita pindahkan dulu directori kita ke path yang tadi.



31. Lalu masukkan perintah “mysqldump -h 127.0.0.0 (ip free) -u root/(nama user) -p –databases (nama database) > direktori backup”




32. Nah kemudian untuk melakukan restore itu tidak jauh berbeda dengan backup.ini perintahnya “mysql -h 127.0.0.0 (ip free) -u root/(nama user) -p (nama database) < direktori backup”.setelah itu server akan menanyakan password dan proses restore telah selesai.




33. Selain itu kita juga bisa membuat database barbasis GUI dengan menggunakan aplikasi XAMPP nah inilah aplikasinya.

34. Kita buka aplikasinya



35. Setelah itu kita kita centang bagian apache dan Mysql lalu kita start keduanya.


36. Nah ini setelah di centang.


37. Setelah itu kita bisa mengkases localhost mysql dengan masuk sebagai admin.


38. atau kita buka localhostnya melalui web.


39. Nah ini main menu dari XAMPP tersebut


40. Untuk membuat database kita klik new dibagian kiri main menu.


41. Kemudian kita buat databasenya lalu kita klik buat.Nah disini saya akan membuat daftar riwayat hidup diri saya.



42. Kemudian kita buat table untuk database tersebut.Lalu kita masukkan jumlah kolom yg akan kita isi di table tersebut.Lalu kita klik kirim


43. Kemudian kita edit nama dari tiap kolom dan berikan jenis pada tipe data apa saja yg akan kita masukkan nantinya.


44. Lalu kita simpan hasil editan kita tadi.


45. Setelah itu kita tambahkan value atau data yg akan kita masukkan ke dalam kolom yg sudah kita namai tadi.


46. Lalu kita isikan data ke dalam kolom yg telah kita buat.


47.Setelah itu kita kirim.


48. Nah ini adalah script dari table yg telah kita buat,tinggal di eksekusi saja.


49. Untuk mengetahui hasil atau resultnya,kita beralih ke jelajahi dan kita akan melihat result dari table kita.


Sekian dulu postingan dari saya.Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum wr wb

Monday, 16 April 2018

Assalamualaikum wr wb 

Saya Samuel Fernando 

Pada kesempatan kali ini saya akan memposting informasi mengenai jenis-jenis set up instalasi pada perangkat lunak.

oke inilah beberapa jenisnya :

1. membaca set up instalasi manual 



Membaca set up instalasi manual berarti membaca setiap langkah - langkah atau tata cara dalam melakukan instalasi perangkat lunak pada buku panduan yang biasanya disediakan apabila kita membeli produk software secara legal dan biasanya terdapat satu paket dengan aplikasi software yang kita dapat.

2. Koneksi kendali ke piranti

Koneksi kendali ke piranti berguna agar kita bisa mengendalikan agar hardware dapat dikontrol dengan memasukkan software ke dalam CPU seperti ketika kita memasukkan driver untuk perangkat seperti dongle (wi-fi adapter),VGA,speaker dll agar dapat berjalan dengan semestinya.

3. Pengaturan fungsi jaringan 



Pengaturan fungsi jaringan ini berguna agar perangkat lunak dapat berkomunikasi dan berbagi informasi dengan pernagkat lainnya.Sehingga dapat perangkat bisa melakukan korelasi timbal balik seperti contoh koneksi client-server dimana client ini mendapat pelayanan dari server dan server melayani client.

4. Pengaturan paripheral lainnya


Sebuah perangkat lunak pasti membutuhkan perangkat paripheral lainnya untuk menjalankan segala tugas yang didapatkannya,maka dari itu kita juga perlu memperhatikan penggunaan paripheral

Perangkat paripheral sendiri dibedakan menjadi 2 yaitu :
1. paripheral utama seperti mouse,monitor dll yang melekat langsung dengan CPU
2. perangkat paripheral pendukung seperti printer dll

sehingga dapat menjalankan fungsinya dan saling membantu satu sama lain.


5. Melakukan Backup 

Hasil gambar untuk backup

Backup dilakukan untuk menyimpan data pada software sehingga dapat disimpan di tempat yang aman sebelum kita mekukan update / upgrade pada software tersebut.

Sekian dulu postingan dari saya,semoga berguna dan bermanfaat

wassalamulaikum wr wb

Thursday, 7 December 2017

Assalamualaikum wr wb

saya samuel fernando

kali ini saya akan menjelaskan mengenai konfigurasi DHCP di windows server 2012.

DHCP merupakan sebuah protokol yg berguna untuk meminjamkan ip address supaya terdftar secara otomatis.Jadi tidak akan terjadi bentrok ip address antar client.

oke berikut saya akan menjelaskan mengenai langkah-langkahnya.Kali ini saya menggunakan 1 server windows dan 2 client yg terdiri dari windows dan linux

1.kita masuk ke manage lalu kita klik add roles and feature.




2.select installation type kita pilih role base paling atas.Lalu kita next.



3.server destination kita langsung next.


4.pada bagian server roles kita pilih dhcp server.


5. lalu kita add feature 



6. Nah ini setelah di add feature.lalu kita next


7. untuk bagian features langsung kita next aja.


8.lalu ada penjelasan mengenai dhcp server.kita langsung next saja.


9.Lalu dibagian confirmation kita cek dulu lalu kita klik install.


10.setelah itu kita tunggu di notifikasi hingga muncul seperti segitiga kuning.


11.setelah itu kita buka dan kita klik complete dhcp configuration.

12.lalu kita akan langsung beralih ke description lalu kita next.


13.pada bagian authorization kita klik commit.


14.Lalu pada bagian summary kita langsung close.


15.lalu kita ke tools dan buka dhcp.



16.lalu pada bagian server kita klik kanan dan pilih add/remove binding.



17. setelah itu kita cek dulu bindingnya apakah diarahkan ke ip address kita.nah jika sudah benar kita langsung ok.

18.setelah itu kita beralh ke ipv4 dan kita klik new scope.


19.nah ini tampilan pertama dari new scope.kita next saja.


20. lalu kita beri nama ke scope tersebut lalu kita next.


21.setelah itu kita setting ip range.yg harus kita setting  antara lain start dan end dari range dhcp,length,serta netmasknya.lalu kita next



22.lalu kita masukkan juga ip exclude (gateway dan ip broadcast) agar tidak terpakai di dhcp.Lalu kita next.

23.lalu kita masukkan ip address exclude agar tidak terpakai di dhcp.lalu kita next.



24.setelah itu kita berikan tenggat waktu untuk penggunakan ip dhcp tersebeut.kali ini saya akan beri waktu 8 hari.


25.nah untuk konfigurasi option kita klik yes karena kita akan mengkonfigurasi lagi.lalu kita next.



26.lalu kita masukkan ip gateway.dan kita next.




27.setelah itu  kita arahkan dhcp kita ke domain yg kita punya.nah kali ini saya menambahkan domain yg saya gunakan di lab active direktori.lalu kita next.




28.lalu berikutnya kita masukkan ip address dari server kita.lalu kita next.



29.setelah itu pada activate scope kita kita pilih yes lalu kita next.




30.setelah itu proses pembuatan scope dhcp kita telah selesai.lalu kita klik finish.




31.nah setelah melalukan dhcp scope maka grup yg kita buat akan terlihat di menu ipv4.




32.lalu jika kita lihat di dhcp pool maka akan terlihatlah range ip address yg telah kita buat tadi.




33.setelah itu kita beralih ke client windows dan kita pilih ip addressnya dengan mode obtain (dhcp).


34.nah ini setelah kita obtain yaaaa.lalu kita ok.


35.lalu kita cek di details


36.maka client akan mendapat ip address dhcp yg kita buat tadi.




37.nah begitu  kita cek di dhcp lease yg berisi data mengenai client yg menggunakan ip dhcp tersebut,maka akan ditemukan informasi mengenai nama dari client dan ip address yg diberikan oleh server kepada client tersebut.



38.nah sekarang kita beralih ke client linux,kita klik tanda panah di ujung kanan lalu klik edit network.



39.lalu kita klik klik wired connection dan kita klik edit.




40.setelah itu kita masuk ke pengaturan ipv4 dan kita buat methodnya jadi automatic (dhcp) dan additional ipnya kita masukkan ip address server.lalu kita save.



41.setelah itu kita bisa cek ip address kita di connection information.



nah disitu terlihatlah ip address yg diberikan server kepada client linux.



42.lalu kita juga bias cek melalui terminal dengan mengetikkan ifconfig




43.lalu ketika kita cek di dhcp lease maka akan muncul juga informasi ip address dari client linux ke dhcp lease.



oke jika sudah demikian maka konfigurasi DHCP kita telah sukses dan berhasil serta dapat digunakan dalam jaringan.

Sekian dulu yaaa postingan saya kali ini.semoga bermanfaat bagi pembaca agar bisa mengkonfigurasi DHCP di windows server.
Mohon maaf bila ada salah.karena saya juga masih belajar…..

Wassalamualaikum wr wb

A call-to-action text Contact us